Mengupas Tuntas Algoritma Moving Average Cost (MAC) pada Sistem Inventory
Mimpi Buruk Fluktuasi Harga Pasar
Misalkan Anda memiliki toko sembako. Minggu lalu Anda kulakan 10 jerigen minyak goreng dengan harga Rp 150.000/jerigen. Hari ini, harga pasar naik pesat dan Anda terpaksa kulakan lagi 5 jerigen dengan harga Rp 180.000/jerigen untuk memenuhi stok.
Jika ada pelanggan membeli 1 jerigen besok, berapa modal (HPP) sebenarnya dari jerigen yang terjual tersebut? Apakah Rp 150 ribu, Rp 180 ribu, atau angka lain? Jika Anda salah menghitung HPP, Anda bisa mengira bisnis Anda untung besar, padahal modal intinya sedang tergerus pelan-pelan tanpa disadari.
Pendekatan Moving Average Cost (MAC)
SatuSistem secara default menggunakan metode akuntansi standar industri yakni Moving Average Costing (Metode Rata-Rata Bergerak) untuk mengatasi masalah fluktuasi harga tanpa kerumitan pencatatan manual di buku Anda.
Formula Matematis HPP Rata-Rata:
HPP Baru = [(Qty Lama × HPP Lama) + (Qty Masuk × Harga Beli Masuk)] / (Qty Lama + Qty Masuk)
Menerapkan Skenario ke dalam Rumus:
- Nilai Aset Lama: 10 jerigen × Rp 150.000 = Rp 1.500.000
- Nilai Aset Masuk Baru: 5 jerigen × Rp 180.000 = Rp 900.000
- Total Akumulasi Nilai Aset: Rp 2.400.000
- Total Kuantitas Fisik: 15 jerigen
- HPP Rata-Rata Baru: Rp 2.400.000 ÷ 15 = Rp 160.000 per jerigen
Dengan kalkulasi sistem otomatis di latar belakang (background engine) SatuSistem, HPP per item Anda selalu mencerminkan nilai realita teraktual. Hal ini menjamin Laporan Laba/Rugi (Profit & Loss) yang dihasilkan engine akuntansi kami memiliki akurasi tingkat tinggi yang valid di mata perbankan maupun investor.